MAKALAH
TENTANG AKTIVITAS DIRI
Disusun
oleh :
Rachmat
Nurdien Maulana
160211031
Ilmu
Komunikasi semester 2
FAKULTAS
ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
UNIVERSITAS
MUHAMMADIYAH CIREBON
KATA PENGANTAR
Segala puji bagi Allah SWT. Tuhan semesta alam yang telah menciptakan
bumi seisinya untuk dipelihara dan digunakan manfaatnya dengan sebaik-baiknya,
serta menjadikan manusia makluk yang sempurna untuk berfikir dan berkembang
lebih maju sehingga penulis dapat menyelasaikan penulisan makalah ini.
Sholawat salam senantiasa tersanjungkan kepada junjungan kita Nabi
agung Muhammad SAW. Yang senantiasa diharapkan syafaat darinya besok dihari
pembalasan.
Makalah ini disusun sebagai salah satu tugas Ujian Tengah Semester,
akhirnya hanya kepada Allah lah penulis berserah diri dan berharap semoga
makalah ini bermanfaat bagi penulis khususnya dan bagi pembaca pada umumnya.
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
DAFTAR GAMBAR
BAB
I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
B. Rumusah Masalah
C. Tujuan Penelitian
BAB II PEMBAHASAN
A.
Apa yang di maksud dengan
aktivitas
B.
Apa yang dimaksud
dengan konsep diri
C.
Apa saja aktivitas diri
dalam kehidupan sehari-hari
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan
B. Saran
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang Masalah
Aktivitas adalah suatu energi atau keadaan
bergerak dimana manusia memerlukannya untuk dapat memenuhi kebutuhan hidup. Kemampuan seseorang untuk
melakukan suatu aktivitas seperti berdiri, berjalan dan bekerja merupakan salah
satu dari tanda kesehatan individu tersebut dimana kemampuan aktivitas
seseorang tidak terlepas dari keadekuatan sistem persarafan dan
muskuloskeletal. Aktivitas fisik yang kurang memadai dapat menyebabkan berbagai
gangguan pada sistem musculoskeletal seperti atrofi otot, sendi menjadi kaku
dan juga menyebabkan ketidakefektifan fungsi organ internal lainnya.
Latihan
merupakan suatu gerakan tubuh secara aktif yang dibutuhkkan untuk menjaga
kinerja otot dan mempertahankan postur tubuh. Latihan dapat memelihara pergerakan
dan fungsi sendi sehingga kondisinya dapat setara dengan kekuatan dan
fleksibilitas otot. Selain itu, latihan fisik dapat membuat fungsi
gastrointestinal dapat bekerja lebih optimal dengan meningkatkan selera makan
orang tersebut dan melancarkan eliminasinya karena apabila seseorang tidak
dapat melakukan aktifitas fisik secara adekuat maka hal tersebut dapat membuat
otot abdomen menjadi lemah sehinga fungsi eliminasinya kuang efektif.
Aktivitas
sehari-hari (ADL) merupakan salah satu bentuk latihan aktif pada
seseorang termasuk didalamnya adalah makan/minum, mandi, toileting, berpakaian,
mobilisasi tempat tidur, berpindah dan ambulasi/ROM. Pemenuhan terhadap ADL ini
dapat meningkatkan harga diri serta gambaran diri pada seseorang, selain itu ADL
merupakan aktifitas dasar yang dapat mencegah individu tersebut dari suatu
penyakit sehingga tindakan yang menyangkut pemenuhan dalam mendukung pemenuhan
ADL pada klien dengan intoleransi aktifitas harus diprioritaskan.
Mobilitas
atau mobilisasi merupakan kemampuan individu untuk bergerak secara bebas, mudah
dan teratur dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan guna
mempertahankan kesehatannya. Kehilangan kemampuan untuk bergerak menyebabkan ketergantungan dan ini
membutuhkan tindakan keperawatan. Mobilisasi diperlukan untuk meningkatkan
kemandirian diri, meningkatkan kesehatan dan memperlambat proses penyakit –
khusunya proses degeneratif dan untuk aktualisasi diri (harga diri dan citra
tubuh). Imobilitas
atau imobilisasi merupakan keadaan dimana seseorang tidak dapat bergerak secara
bebas karena kondisi yang mengganggu pergerakan misalnya mengalami trauma
tulang belakang, cedera otak berat disertai fraktur pada ekstremitas dan
sebagainya.
B.
Rumusan
Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah
diatas, maka yang menjadi pertanyaan penelitian ini adalah :
A. Apa
yang di maksud dengan aktivitas
B. Apa
yang dimaksud dengan konsep diri
C. Apa
saja aktivitas diri dalam kehidupan sehari-hari
C.
Tujuan
Penelitain
Berdasarkan fokus atau masalah yang
telah diungkapkan diatas, maka penelitian ini bertujuan
1. Mendeskripsikan
yang dimaksud dengan aktivitas dan konsep diri
2. Mendeskripsikan
terbentuknya konsep diri dalam aktivitas
3. Mendeskripsikan
aktivitas dalam kehidupan sehari-hari
BAB II
PEMBAHASAN
A.
Aktivitas
Aktivitas adalah suatu energi atau keadaan bergerak dimana
manusia memerlukannya untuk dapat memenuhi kebutuhan hidup. Kemampuan seseorang untuk melakukan suatu aktivitas
seperti berdiri, berjalan dan bekerja merupakan salah satu dari tanda kesehatan
individu tersebut dimana kemampuan aktivitas seseorang tidak terlepas dari
keadekuatan sistem persarafan dan muskuloskeletal. Aktivitas fisik yang kurang
memadai dapat menyebabkan berbagai gangguan pada sistem musculoskeletal seperti
atrofi otot, sendi menjadi kaku dan juga menyebabkan ketidakefektifan fungsi
organ internal lainnya.
B. Konsep
Diri
Konsep Diri
didefenisikan sebagai semua pikiran, keyakinan dan kepercayaan yang merupakan
pengetahuan individu tentang dirinya dan mempengaruhi hubungan dengan orang
lain (Stuart & Sundeen 2005).
Konsep diri adalah cara individu memandang dirinya secara utuh, fisikal, emosional, intelektual, sosial dan spiritual (Keliat, 2005).
Konsep diri adalah citra subjektif dari diri dan pencampuran yang kompleks dari perasaan, sikap dan persepsi bawah sadar maupun sadar. Konsep diri memberi kita kerangka acuan yang mempengaruhi manejemen kita terhadap situasi dan hubungan kita dengan orang lain (Potter & Perry, 2005).
Konsep diri adalah cara individu memandang dirinya secara utuh, fisikal, emosional, intelektual, sosial dan spiritual (Keliat, 2005).
Konsep diri adalah citra subjektif dari diri dan pencampuran yang kompleks dari perasaan, sikap dan persepsi bawah sadar maupun sadar. Konsep diri memberi kita kerangka acuan yang mempengaruhi manejemen kita terhadap situasi dan hubungan kita dengan orang lain (Potter & Perry, 2005).
C.
Aktivitas Diri Dalam Kehidupan Sehari-hari
Dalam kehidupan sehari-hari, pasti ada rutinitas yang
kita lakukan atau yang sering kita sebut sebagai aktivitas. Dari mulai bangun
tidur hingga tidur lagi, selama dua puluh empat jam dengan berbagai aktivitas
yang seringkali menguras tenaga dan pikiran. Berikut adalah aktivitas yang
biasanya dilakukan oleh seorang mahasiswa pada umumnya :
Ø
Bangun tidur
Ø
Mandi
Ø
Berpakaian
Ø
Shalat subuh
Ø
Mencari makan pagi
Ø
Makan pagi
Ø
Menyiapkan perlengkapan kuliah
Ø
Berangkat kuliah
Ø
Belajar dikampus
Ø
Mencatat
Ø
Istirahat makan siang
Ø
Shalat dzuhur
Ø
Makan siang
Ø
Pulang
Ø
Mengerjakan tugas jika ada
Ø
Tidur siang
Ø
Bangun tidur
Ø
Mandi
Ø
Shalat ashar
Ø
Mendengarkan music sambil membuka sosial media
Ø
Shalat maghrib
Ø
Memainkan handphone
Ø
Shalat isya
Ø
Chating sambil makan malam
Ø
Tidur malam
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Aktivitas adalah
suatu energi atau keadaan bergerak dimana manusia memerlukannya untuk dapat
memenuhi kebutuhan
hidup. Dalam
kehidupan sehari-hari, pasti ada rutinitas yang kita lakukan atau yang sering
kita sebut sebagai aktivitas. Dari mulai bangun tidur hingga tidur lagi, selama
dua puluh empat jam dengan berbagai aktivitas yang seringkali menguras tenaga
dan pikiran.
B. Saran
Untuk menjalani berbagai aktivitas dalam
kehidupan sehari-hari, hendaklah kita memiliki tenaga yang cukup dengan tidak
meninggalkan sarapan di pagi hari, makan di siang hari, dan di malam hari agar
energi yang kita butuhkan untuk melakukan aktivitas selalu ada dan terisi
dengan baik. Pola makanpun harus terjaga, dengan mengkonsumsi makanan yang
empat sehat dan lima sempurna. Sebelum beraktivitas, dianjurkan juga untuk
selalu berdoa agar semua aktivitas yang fijalani itu berjalan dengan lancar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar